PENDIDIKAN ISLAM SOLUSI UNTUK MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL
20 Juni 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Masih segar dalam ingatan kita kasus contek massal yang cukup heboh beberapa waktu yang lalu, yang ironisnya pihak yang mengungkap kasus ini justru dimusuhi dan sempat diusir oleh warga sekitar tempat tinggal yang bersangkutan. Sebagaimana yang telah saya uraikan dalam tulisan saya yang sebelumnya, kasus ini hanyalah semacam fenomena gunung es, di mana masalah yang sebenarnya jauh lebih besar dan kompleks. Terlepas dari pro dan kontra dari peristiwa tersebut, kita semua turut prihatin bahwa PR negeri kita terutama untuk masalah pendidikan semakin bertambah. Di samping kesejahteraan para guru memang perlu diperbaiki, kondisi anak didik pun perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius. Belum selesai permasalahan perkelahian antar pelajar, masih ditambah lagi dengan maraknya penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya (narkoba), pornografi, serta pergaulan bebas yang makin menjadi-jadi. Hal ini sudah terjadi di semua tingkat sekolah, dari perguruan tinggi hingga tingkat yang masih sekolah dasar. Baca tulisan ini lebih lanjut


Brrrggg….sore itu Rabu tanggal 1 September 2009 kurang lebih pukul 14.55 WIB telah terjadi gempa tektonikberkekuatan 7,3 Skala Richter yang berpusat di Samudera Indonesia di kawasan Tasikmalaya. Getaran gempa tersebut terasa sampai seluruh wilayah Jawa Barat, Banten, Jakarta, bahkan hingga wilayah Semarang Jawa tengah. Kontan kejadian tersebut membuat masyarakat panik. Ada yang berlarian ke sana kemari, yang keluar dari salon, cukurannya belum selesai, bahkan saking paniknya ada yang keluar rumah gak sempat pakai celana, ada pasien lari keluar RS sambil membawa sendiri botol infusnya, gedung-gedung banyak yang retak, rumah-rumah roboh,korban jiwa mulai berjatuhan, korban material sudah tak terhitung, ribuan bangunan rusak berat, termasuk fasilitas komunikasi, penerangan, dan lain-lain. Rasanya masih segar ingatan dahsyatnya musibah tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 yang Masya Alloh…
Setelah peristiwa 11 September, sebuah perusahaan mengundang karyawan dari perusahaan lain yang selamat, sedangkan sebagian besar meninggal saat terjadinya serangan atas WTC – untuk menceritakan pengalamannya.
Komentar Terakhir